ternyata
kebahagiaan dan kesenangan kadang tak datang dengan sendirinya,
namun kebahagiaan dan kesenangan ada karena diciptakan.

ternyata
kebahagiaan dan kesenangan itu tidak berpola,
tetapi abstrak dan tak beraturan.

kebahagiaan dan kesenangan itu tidak terkotak-kotakan,
karena ia bebas dan berhamburan.

kebahagiaan dan kesenangan juga tak pernah absolut berdasar kebersamaan atau kesendirian,
tetapi datang saat siapa mampu menerima kebersamaan ataupun kesendiriannya.

malam ini ia bahagia…
tanpa satupun siapa yang dapat ia sebut bersama…
tanpa ada satu juga yang ia rasa miliki…

ia selalu berpikir ia sendiri
orang lain bilang ia tidak pernah sendiri
(nyatanya) kita memang tidak pernah benar-benar sendiri

karena pada saat ia bahagia…
ada senyum dari yang ia cinta disana…

begitu juga disaat sendu
dapat ia rasa dari mereka pilu…

tapi tidak saat ini…
apa itu kesedihan ia sedang lupa…
dalam gemerlap hedonistik individual pribadi…
dalam langkah kaki yang kembali mengayun gontai di atas trotoar Jakarta
Meluap rasanya, melambung jiwanya,
benderang seterang kota setelah padam sejam lamanya.

kali ini ia bahagia
dalam satu bentuk abstrak yang ia cipta,
dan bukan karena satu pola umum yang ada…

ya, ia bahagia…
sangat bahagia…