Search

Apaka Tajapra

Cerita dari Jakarta dan kota-kota disekitarnya

Tag

japra

Japra – Kenapa Juga Gue Mau Dipanggil Itu?

“What’s in a name? that which we call a rose. By any other name would smell as sweet”

Shakespeare – Romeo and Juliet (1595)

Japraaaaa!!! Teriak seorang kawan dari luar angkot yang sukses membuat saya gak pengen nengok tapi takut dia terus-terusan manggil nama panggilan saya itu berulang-ulang kalo saya gak nengok. Sukses membuat saya ingin terbenam di dalam angkot itu… (ah berlebihan kau, Japs!). Karena saat itu saya belum beranggapan bahwa nama itu cukup kece (sekarang sudah, jangan ada yang protes!!!), dan masih teringat komentar seorang ibu kawan saya tentang nama teman anaknya :
“Telepon dari siapa, Ang?”
“Dari Japra, Mah…”
“Japra? Kok namanya kaya bandar narkoba gitu”
Saya (diujung telpon sambil gigit2 kabel telepon) : “^#%@%%$#”

Atau ibu teman saya yang lain (berdasarkan cerita teman tersebut) :
“itu tadi siapa namanya, De…”
“Japra, Mih…”
“apa? eh, maksud mamih siapa?”
“Japra”
“ah, becanda kamu…..”
“yeee… beneran kali, Mih”
“nama kok Japra???!!!”

Tambahan OOT :  sukses dibilang bandar narkoba oleh Nyokap si “Ang” tak membuat karir saya berhenti disitu.
“Ang, Mama jadi penasaran ama yang namanya Japra”
“nih Ma” *memperlihatkan foto bareng temen-temen jaman SMA”
“Tuh kan, Ang!!! Orangnya kurus banget gitu, Mama yakin dia pasti make (narkoba) deh.
Gue (setelah diceritain Ang) : *ngelus-ngelus dada*
Temen2 gue yang ikutan dengar : *ngakak*

Argghhhh teman2 kulang ajal kalian semua!!!! kok malah ngakak si???#@&$#*^^%#^$!!!!!”

[Lanjutkan baca]

Apa Kata Japra yang Pertama

Fiuh…

Akhirnya daftar satu lagi website blog lainnya, setelah bikin di friendster, multiply dan blogspot. Yang semuanya juga tidak dibuat menjadi produktif dengan tulisan-tulisan selayaknya blog pada umumnya.

Jadi begini ceritanya. Awalnya saya nulis apa aja yang saya mau di blog friendster, lalu terhenti dan tak pernah nulis lagi. kemudian baru on lagi waktu bikin di multiply, dan ternyata di multiply saya lebih asik upload foto2 alih-alih menulis blog. Yang terakhir saya membuat juga di blogspot, hanya saja statusnya masih privat, karena tulisannya sebatas prosa-prosa pribadi yang belum berani dibaca publik. Loh? lalu ngapain di post di internet. hm… mungkin suatu saat akan ada yang berhasil menemukannya dan menjadi harta terakhir saya yang berharga buat anak cucu atau siapapun nantinya. Sebuah cerita yang terpendam lama… tentang hati, tentang jiwa, dan segala keterpurukan maupun kebangkitannya. Yang hanya bisa dikeluarkan saat merasa tidak ada yang akan membacanya dalam waktu dekat. heu….

Trus ngapain bikin blog lagi disini… Naaah pertanyaan itu yang gue tunggu2. (loh sapa yang nanya juga kata yang baca). Awalnya bikin blog disini gara-gara satu hari ini saya membaca banyak sekali postingan tentang Gaby yang mati bunuh diri namun sempat menyanyikan lagu yang bagus sekali (tunggu saja disini saya juga akan posting tentang Gaby versi saya :P). Ceritanya absurd sekali karena memiliki banyak versi, bahkan satu blog ada yang menuliskan hingga 8 versi. Buset!!! banyak amat. Usut punya usut, ternyata malah tambah kusut. saya gak berhasil nemuin website yang menyertakan data-data yang bisa dipertanggungjawabkan bukti2nya, malah tertarik sama wordpress-nya, dan jadi kepengin bisa nulis apapun kaya orang2 yang nulis tentang Gaby. Jadi kalo di blogspot saya ketak-ketik prosa pribadi, kalo disini saya ketak-ketik suka-suka buat siapapun yang santai lagi gak ada kerjaan dan baiiiiik banget luangkan waktunya buat baca. makasi… arigato gozaimasu…

jadi selamat baca suka suka, se-suka suka si japra nulis. hehehe…

salam dari Bandung, 10 Juni 2008

-japs-

Up ↑